Sejarah

Language Center (pusat Bahasa) didirikan pada tahun 1993 berdasarkan SK Rektor UMS Nomor 38/IV/1993 tanggal 1 Oktober 1993 dengan visi sebagai pusat unggulan dalam pengajaran, pelatihan dan pengkajian bahasa seiring dengan tuntutan dan dinamika jaman. Sementara itu misi LC adalah: 1. mem-berdayakan sivitas akademika dalam penguasaan bahasa (asing) sehingga dapat berkomunikasi secara lisan dan tertulis. 2. menyelenggarakan pelatihan bahasa (asing) untuk berbagai instansi dan masyarakat umum dan 3. mengadakan pengkajian bahasa dan menjadikan hasil kajian tersebut sebagai rujukan studi bahasa.

Seiring dengan perkembangannya, sejak 2005 keberadaan Language Center berada di bawah Lembaga Pengembangan Ilmu-Ilmu Dasar (LPID). Perubahan struktur tersebut membawa berbagai perubahan mendasar yang terkait dengan kebijakan strategis ke depan. Peleburan LC ke LPID diikuti dengan terpilihnya pimpinan baru LC untuk periode 2006/2007. Berdasarkan Rapat Kerja LC yang pertama (19 Agustus 2006) berhasil disepakati kebijakan strategis LC ke depan yaitu: (1) memberlakukan kurikulum baru 2006 pada mahasiswa baru angkatan 2006/2007. (2) meningkatkan layanan untuk sivitas akademika dan publik. (3) meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Pemberlakuan kurikulum baru 2006 untuk menjawab tantangan saat ini yang semakin besar. Para lulusan perguruan tinggi diharapkan sudah harus menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris baik aktif (speaking dan writing) dan pasif (listening dan reading). Menjawab tuntutan tersebut akhirnya disusunlah kurikulum yang lebih memacu mahasiswa untuk me-nguasai productive language skill yang menekankan pada penguasaan berbicara dan menulis. Ada dua  hal yang menjadi tujuan utama untuk kepemimpinan LC periode 2006-2007 yaitu: (1) memperbaiki dan meningkatkan system pengajaran dan peningkatan sumber daya manusia. (2) meningkatkan sumber daya manusia. Hal menjadi hal penting untuk meningkatkan kualitas out put pengajaran bahasa Inggris.

Pada tahun 2009 LC melakukan pembenahan antara lain memberlakukan kurikulum baru 2009, melalui SK Rektor NO 088/II/2009 tentang kurikukum baru MKU BHS Inggris. Kurikulum ini didesain sedemikian rupa sehinnga kemampuan Bahasa Inggris lulusan terukur dengan standar internasional. Misi LC adalah mengembangkan kompetensi komunikatif (communicative competence) bahasa asing (Inggris) civitas akademika dan masyarakata baik secara lisan maupun tertulis. Kompetensi komunikatif ini diukur dengan test kompetensi Bhs Inggris yang diakui secara internasional. Untuk mewujutkan misi ini maka tujuan LC adalah sebagai berikut: (1) Mengkoordinir, memonitor, dan mengevalusi pelaksanaan pembelajaran Bhs Inggris (MKU), (2) Melaksanakan program sertifikasi bahasa Inggris bagi dosen RSBI yang bukan lulusan luar negri (English speaking countries), (3) Menyediakan data (score) kompetensi bahasa Inggris mahasiswa dan dosen, (5) Merealisasikan sasaran mutu UMS (12 Agustus 2009, NO 3): Lulusan memiliki kompetensi Bahasa Inggris ≥ 450, diukur dengan menggunakan standardized Test TOEIC.

Adapun rencana strategis LC meliputi:

  1. Meningkatkan struktur yang fungsional, efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan terkini.
  2. Meningkatkan dan Memperbaharui peraturan yang lebih kondusif untuk masa kini dan masa yang akan datang.
  3. Membangun Sistim keuangan, sumber daya, fasilitas, administrasi, dan informasi yang dapat diandalkan, mudah, dan trasparan yang tidak tergantung pada kemampuan perorangan.
  4. Mengembangkan Budaya korporasi yang kritis, demokratis, terbuka dan tidak memihak.
  5. Mengembangkan sistim dokumentasi dan mensosialisasikan  mekanisme kerja pada level birokrasi yang terkait.
  6. Mengembangkan personel agar memiliki wawasan mengenai unit, misi, dan pelaksanaan sistim administrasi sebelumnya.
  7. Meningkatkan Proses Pembelajaran Bhs Inggris.