Lembaga Pengembangan Ilmu Dasar dan Bahasa (LPIDB) merupakan salah satu unit kerja baru di Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang didirikan berdasarkan SK Rektor Nomor 078/IV/2013 tentang penataan pejabat struktural biro, lembaga, dan unit non-fakultas, tanggal 20 April 2013.

LPIDB merupakan penggabungan dari dua lembaga yang sudah ada sebelumnya, yaitu Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar (LPID) dan Language Center (LC). LPID yang didirikan pada 2004 semula bertugas mengelola penyelenggaraan perkuliahan mata kuliah umum dan Al-Islam serta Kemuhammadiyahan; sedangkan LC yang didirikan pada 1993 berdasarkan SK Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Nomor 38/IV/1993 tertanggal 1 Oktober 1993 semula bertugas mengelola penyelenggaraan perkuliahan Bahasa Inggris sebagai bagian dari mata kuliah umum.

Kepemimpinan Language Center sejak berdiri hingga peleburannya menjadi LPIDB berlangsung sebagai berikut. Pada periode 1993-1996 LC dipimpin oleh ketua dan sekretaris Ibu Endang Fauziati dan Bapak Djoko Srijono. Pada periode 1996-2000 kepemimpinan LC dilanjutkan oleh Ibu Dwi Haryanti dan Bapak Abdillah Nugroho. Pada periode 2000-2004 LC dipimpin oleh Bapak Djoko Srijono dan Bapak Anam Sutopo sebagai sekretaris. Pada periode 2004-2006 LC dipimpin oleh Bapak Nurhadi dan Ibu Muamaroh. Pada periode 2007-2008 LC dipimpin oleh Ibu Muamaroh dan Ibu Siti Fatimah. Akhirnya, pada periode 2008-2013 LC kembali dipimpin oleh Ibu Endang Fauziati dan didampingi oleh Bapak Syakuri.

Pada tahun 2013, pimpinan universitas melakukan penataan kelembagaan kembali dengan mendirikan lembaga baru untuk menyelenggarakan perkuliahan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ditangani oleh sebuah lembaga baru, yaitu Lembaga Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPIK), sekarang menjadi Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK), di bawah koordinasi Wakil Rektor IV, sedangkan penyelenggaraan perkuliahan MKU digabung dengan penyelenggaran perkuliahan bahasa dalam Lembaga Pengembangan Ilmu dasar dan Bahasa (LPIDB).

Pada awalnya LPIDB terdiri dari dua bidang pengembangan, yaitu: (1) Bidang Pengembangan Ilmu Dasar, dan (2) Bidang Pengembangan Bahasa. Bidang Pengembangan Ilmu Dasar bertanggung jawab atas pelaksanaan pembelajaran mata kuliah dasar umum yang terdiri dari (1) Pendidikan Kewarganegaraan (2-3 SKS), (2) Ilmu Sosial Budaya Dasar (2-3 SKS), (3) Ilmu Alamiah Dasar(2-3 SKS), (4) Bahasa Indonesia (2-3 SKS). Bidang Pengembangan Bahasa bertanggung jawab atas pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris umum (4 SKS). Pada waktu Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan pemutakhiran kurikulum dengan mengadaptasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Mata Kuliah Dasar Umum diubah menjadi tiga, yaitu: (1) Pendidikan Pancasila, (2) Pendidikan Kewarganegaraan, dan (3) Bahasa Indonesia.

Pada tahun 2018, struktur LPIDB dikembangkan menjadi tiga bidang pengembangan, yaitu: (1) Bidang Pengembangan Ilmu Dasar, (2) Bidang Pengembangan Pembelajaran Bahasa, dan (3) Bidang Pengembangan Layanan Bahasa.